Makassar

Gubernur Sherly Tjoanda Pelajari Strategi PAD dan Inflasi dari Wali Kota Makassar Munafri

73
×

Gubernur Sherly Tjoanda Pelajari Strategi PAD dan Inflasi dari Wali Kota Makassar Munafri

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menerima kunjungan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Sabtu (28/03/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis berbagi pengalaman antar daerah, khususnya dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengendalian inflasi.

Dalam suasana santai, Munafri menjamu Sherly beserta rombongan dengan beragam kuliner khas Sulawesi Selatan, seperti sop konro, nyuknyang (bakso), dan es pisang ijo. Ia mengungkapkan, jamuan tersebut memiliki makna khusus karena berkaitan dengan kenangan masa kecil Sherly.

“Saya bilang sebelum Ibu Gubernur pulang, saya mau ajak mencicipi nyuknyang. Ibu Gubernur juga cerita dulu orang tuanya kalau datang ke Makassar selalu membeli nyuknyang,” ujar Munafri.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Makassar untuk membuka peluang kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah menyempatkan mampir. Mudah-mudahan Makassar selalu memberikan kesan baik, dan jika ada yang bisa kami dukung, kami siap,” tambahnya.

Sementara itu, Sherly Tjoanda mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Makassar sejak kecil, terutama melalui cerita keluarga terkait kuliner khas daerah tersebut.

“Iya, dari kecil memang sering diceritakan kalau setiap tiba di Makassar itu pasti beli nyuknyang,” katanya.

Ia juga mengapresiasi jamuan yang diberikan, yang menurutnya menghadirkan pengalaman kuliner yang berkesan.

“Terima kasih hari ini saya diajak makan siang oleh Wali Kota bersama Ibu Ketua TP PKK. Tadi ada sop konro, nyuknyang, es pisang ijo, semuanya enak. Di Sulawesi Selatan itu makanannya enak, pilihannya cuma dua, enak dan enak sekali,” ucapnya dengan nada santai.

Lebih lanjut, Sherly menegaskan bahwa kunjungannya juga dimanfaatkan untuk belajar strategi peningkatan PAD dan pengendalian inflasi dari Pemerintah Kota Makassar. Ia menilai Makassar sebagai salah satu kota di Indonesia Timur yang berhasil mengelola keuangan daerah secara optimal.

Menurutnya, jumlah penduduk Maluku Utara yang relatif setara dengan Makassar, sekitar 1,4 juta jiwa, menjadi alasan penting untuk menjadikan Makassar sebagai referensi.

“Kami sama-sama sekitar 1,4 juta jiwa, tetapi APBD Makassar lebih besar. Jadi kami belajar bagaimana meningkatkan PAD dan menjaga inflasi. Makassar adalah kota padat dengan pertumbuhan yang sangat baik,” jelasnya.

Diketahui, kunjungan Sherly Tjoanda ke Makassar juga berkaitan dengan kehadirannya dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar XXVI yang digelar beberapa hari sebelumnya di Kota Daeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *