Luwu Utara — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, memimpin kegiatan expose bertajuk “Investment Opportunities in the Rice Industry of North Luwu” bersama calon investor asal India melalui pertemuan virtual via Zoom Meeting, Jumat (6/3).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati memaparkan potensi sektor pertanian Luwu Utara, khususnya komoditas padi yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
“Luwu Utara memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya komoditas padi yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat,” ujar Andi Rahim saat memaparkan potensi padi Luwu Utara kepada calon investor dengan menggunakan bahasa Inggris.
Lebih lanjut, Andi Rahim menjelaskan bahwa potensi besar sektor padi di Luwu Utara didukung oleh ketersediaan lahan pertanian yang luas, tingkat produksi yang cukup tinggi, serta peluang pengembangan industri hilir yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi daerah.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya aktif pemerintah daerah dalam menjajaki kerja sama investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Luwu Utara.
“Pemerintah daerah terus bergerak mencari peluang investasi yang dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah sektor pertanian, serta memperkuat perekonomian masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan.
“Kami terus berupaya mencari investor yang dapat bekerja sama dalam mengembangkan potensi yang dimiliki Luwu Utara sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak investor menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi industri padi di Luwu Utara dan berencana menindaklanjuti pembahasan dengan menyusun proposal rencana investigasi sebagai langkah awal penjajakan investasi.
Diketahui, Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah terkait, di antaranya Bapperida, Dinas Pertanian, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Utara.














