Luwu Utara

Patut Dicontoh Pejabat Lain, Bupati Andi Rahim Bayar Langsung Retribusi Masuk Objek Wisata Pincara

30
×

Patut Dicontoh Pejabat Lain, Bupati Andi Rahim Bayar Langsung Retribusi Masuk Objek Wisata Pincara

Sebarkan artikel ini

Luwu Utara — Ada pemandangan menarik di gerbang masuk Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Permandian Air Panas Pincara, Masamba, saat Bupati Andi Abdullah Rahim mengunjungi salah satu objek wisata unggulan Luwu Utara tersebut, Jumat (16/1/2026).

Bukannya melenggang masuk dengan pengawalan ketat, Bupati Kabupaten Luwu Utara tersebut justru menghentikan kendaraan dinasnya, tepat di depan loket pembayaran retribusi.

Tanpa canggung, orang nomor satu di Kabupaten Luwu Utara tersebut membuka kaca mobil, sembari menyapa petugas retribusi, dan mengeluarkan dompet untuk membayar tiket masuk sesuai tarif yang berlaku.

Aksi spontan Bupati ini patut jadi teladan bagi pejabat, tokoh publik, jajaran aparatur sipil negara (ASN), maupun masyarakat lainnya dalam ketaatan terhadap regulasi pembayaran retribusi pada objek-objek wisata, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta.

Bupati Andi Rahim menyebutkan, tindakannya membayar retribusi objek wisata adalah untuk memberikan contoh nyata kepada masyarakat, pejabat, serta seluruh jajaran ASN, bahwa aturan dibuat untuk ditaati oleh siapa saja, tanpa terkecuali.

Menurutnya, keteladanan adalah kunci untuk membuat segenap elemen masyarakat sadar akan kewajibannya dalam membayar pajak dan retribusi.

“Pembangunan fasilitas wisata butuh biaya yang tidak sedikit. Nah, salah satu sumbernya dari retribusi ini,” jelasnya.

“Jika pimpinannya sudah tertib, insya Allah, jajaran dan masyarakatnya juga akan ikut tertib dalam membayar pajak dan retribusi. Semoga jajaran pemerintah daerah dan masyarakat lainnya yang akan berwisata, juga tak melupakan kewajibannya membayar retribusi,” tegasnya.

Kenapa membayar retribusi ini penting, karena salah satu manfaatnya adalah dapat mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata.

Untuk itu, alumnus Fakultas Teknik Unhas Makassar ini mengingatkan kembali betapa pentingnya ketaatan membayar pajak dan retribusi.

Di tempat yang sama, salah seorang pengunjung bernama Sri Rahayu, mengapresiasi keteladanan dari Bupati Andi Abdullah Rahim.

Ia terkesan melihat aksi Bupati itu. Menurutnya, tidak banyak pejabat yang bisa memberi contoh dalam membayar retribusi.

“Biasanya kalau pejabat kan langsung masuk saja. Nah, tadi Pak Bupati ikut antre dan membayar sendiri, rasanya jadi lebih adil. Kami pun tidak keberatan membayar kalau melihat pemimpinnya memberi contoh,” ungkapnya.

Contoh baik dari Bupati ini, kata Rahayu, diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan membayar retribusi, tidak hanya di Pincara, tetapi juga di berbagai objek wisata yang ada di Kabupaten Luwu Utara, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan PAD. (LHr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *