Makassar

Safari Ramadan di Tamalanrea, Munafri: Masjid Harus Jadi Pusat Solusi Sosial

39
×

Safari Ramadan di Tamalanrea, Munafri: Masjid Harus Jadi Pusat Solusi Sosial

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum mempererat silaturahmi, membangun ukhuwah, serta memperkuat kepedulian sosial dan spiritual di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar di Masjid Besar Al-Muamalah, Jalan Kejayaan Utara, Perumahan Bumi Tamalanrea Permai, Kecamatan Tamalanrea, Senin (2/3/2026) malam.

Menurutnya, Safari Ramadan menjadi ruang pertemuan langsung antara pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan kota.

“Ini bagian dari Safari Ramadan yang kami selenggarakan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan membangun ukhuwah. Apa yang dilakukan pemerintah, sehebat apa pun, tanpa dukungan dan kerja sama masyarakat tentu tidak akan maksimal,” ujar Munafri.

Ia menekankan pentingnya hubungan timbal balik antara pemerintah dan warga sebagai kunci keberhasilan pembangunan. Seluruh program yang dijalankan, kata dia, pada hakikatnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Karena itu dibutuhkan kerja sama, kolaborasi, dan sinergi untuk bersama-sama membangun Kota Makassar,” tegasnya.

Masjid sebagai Pusat Interaksi dan Solusi Sosial
Munafri, yang akrab disapa Appi, juga mengingatkan agar masjid tidak hanya dimaknai sebagai tempat ibadah ritual semata, tetapi menjadi pusat interaksi sosial dan penyelesaian persoalan umat.

“Kita ingin masjid bukan hanya tempat menunaikan salat lima waktu, tetapi menjadi ruang membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan sosial, serta membina generasi Qurani dan generasi Islami sebagai fondasi generasi emas Indonesia 2045,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, selama Ramadan dirinya bersama jajaran SKPD aktif turun langsung sejak Subuh untuk memantau kondisi masyarakat. Selain salat berjamaah, rombongan juga menghadiri kegiatan buka puasa bersama di berbagai wilayah.

“Ramadan memiliki dinamika aktivitas yang berbeda dari hari biasa. Karena itu diperlukan pengawasan dan komunikasi yang lebih intens agar situasi tetap kondusif,” tuturnya.

Pemkot Siapkan Badan Wakaf Kota
Pada kesempatan tersebut, Munafri turut mengapresiasi peran pengurus yayasan dan tokoh masyarakat yang membangun serta memakmurkan masjid secara kolaboratif. Ia memastikan Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjamin kepastian hukum atas aset dan lahan rumah ibadah.

“Tahun ini pemerintah berencana membentuk Badan Wakaf Kota untuk memastikan seluruh rumah ibadah memiliki kepastian hukum atas aset dan lahannya,” ungkapnya.

Langkah ini diharapkan memberikan rasa aman bagi pengurus masjid serta memperkuat tata kelola aset keagamaan di Kota Makassar.

Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Salman Alfariz Sukardi, serta Anggota DPRD Kota Makassar Meinsani Kecca.

Hadir pula Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Tamalanrea, Kabag Kesra Kota Makassar, Sekretaris DPRD Kota Makassar, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Sekretaris Camat Tamalanrea, para lurah se-Kecamatan Tamalanrea, serta Ketua RT dan RW se-Kelurahan Tamalanrea.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *