Makassar

Safari Ramadan di Manggala, Munafri Arifuddin Tekankan Penanganan Banjir dan Penataan Wilayah

42
×

Safari Ramadan di Manggala, Munafri Arifuddin Tekankan Penanganan Banjir dan Penataan Wilayah

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa penataan wilayah dan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Manggala menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintah Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama warga dalam rangkaian Safari Ramadan malam ke-23 Pemerintah Kota Makassar di Masjid Jami Nurul Ilham Kassi, Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Kamis (12/3/2026).

Dalam sambutannya, Munafri mengatakan bahwa Kecamatan Manggala merupakan satu dari 15 kecamatan di Makassar yang membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah, terutama dalam aspek penataan wilayah, pembangunan infrastruktur, serta kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Masih terdapat berbagai persoalan yang perlu mendapat penanganan khusus, mulai dari penataan wilayah hingga kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Munafri di hadapan jamaah.

Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap langsung aspirasi warga.

“Safari Ramadan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung persoalan yang ada di wilayah,” jelasnya.

Soroti Banjir Tahunan di Manggala
Salah satu persoalan utama yang disoroti Munafri adalah banjir tahunan yang kerap terjadi di kawasan Blok 8 dan Blok 10 Kecamatan Manggala. Wilayah tersebut diketahui menjadi salah satu titik rawan banjir yang sering terdampak saat curah hujan tinggi.

Munafri, yang akrab disapa Appi, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah melakukan koordinasi lintas kewenangan guna mencari solusi terhadap persoalan tersebut.

“Kita sudah melakukan koordinasi lintas kewenangan karena tidak semua persoalan berada dalam kewenangan pemerintah kota,” terangnya.

Meski demikian, pemerintah kota tetap berupaya menghadirkan solusi karena wilayah tersebut berada dalam kawasan Kota Makassar.

Ia memastikan bahwa penanganan banjir akan dilakukan secara bertahap melalui perencanaan pembangunan yang terintegrasi.

“Tahun ini kita harus mulai membenahi sedikit demi sedikit supaya tidak terjadi lagi banjir yang lebih besar,” kata Munafri.

Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat
Munafri menilai Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi, sinergi, dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.

Menurutnya, berbagai program pembangunan tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat.

“Apapun yang dilakukan pemerintah kalau tidak mendapat dukungan masyarakat tentu tidak akan maksimal. Begitu juga sebaliknya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu penuh keberkahan yang sangat dinantikan umat Islam. Karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan sisa waktu Ramadan untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial.

“Artinya seminggu lagi Ramadan ini akan meninggalkan kita. Rugi kalau Ramadan hanya berlalu begitu saja tanpa ada bekas yang ditinggalkan,” ujarnya.

Ajakan Jaga Lingkungan
Selain program pembangunan pemerintah, Munafri juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan membersihkan saluran air dan selokan di sekitar rumah.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat memberikan dampak besar dalam mencegah terjadinya banjir di kawasan permukiman.

“Kalau dimulai dari rumah kita sendiri, lalu menular ke tetangga dan lingkungan sekitar, insyaallah akan memberikan hasil yang baik,” ujarnya.

Munafri juga meminta camat, lurah, serta para ketua RT dan RW untuk menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan berbagai persoalan yang ada di wilayah.

“Tugas Pak Camat, Pak Lurah, RT dan RW adalah menyampaikan persoalan yang ada di wilayahnya agar pemerintah bisa hadir menyelesaikannya,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Makassar bersama Bosowa Peduli turut menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadan.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Munafri berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat sehingga berbagai persoalan daerah dapat diselesaikan secara bersama-sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *