BarruMakassar

Munafri Dorong “Barru Corner” di Makassar, Perkuat Promosi Wisata Lintas Daerah

95
×

Munafri Dorong “Barru Corner” di Makassar, Perkuat Promosi Wisata Lintas Daerah

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah sebagai strategi memperkuat promosi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) ke-VIII Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Daerah Barru di Hotel Aryaduta Makassar, Selasa (24/3/2026).

Dalam forum tersebut, Munafri—yang akrab disapa Appi—mengusulkan pembentukan “corner wisata”, yakni ruang promosi terpadu, baik secara fisik maupun digital, untuk menampilkan potensi destinasi, kuliner, dan budaya daerah.

“Kita bisa membuat event atau corner promosi wisata. Kegiatannya dilaksanakan di Makassar, sementara kunjungan wisatanya diarahkan ke Kabupaten Barru,” ujar Munafri.

Kolaborasi Makassar–Barru Jadi Model Promosi Terpadu

Menurut Munafri, konsep ini akan menjadi jembatan strategis yang menghubungkan aktivitas ekonomi di Makassar dengan destinasi wisata di Kabupaten Barru.

Ia bahkan mendorong pemerintah daerah setempat untuk segera menghadirkan “Barru Corner” sebagai pusat informasi wisata dan promosi ekonomi di Kota Makassar.

“Kami siapkan ruangnya di Makassar agar masyarakat bisa mengetahui potensi Barru, dan kita lakukan promosi bersama tanpa biaya,” tegasnya.

Munafri menilai, Makassar sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia Timur memiliki posisi strategis untuk menjadi hub promosi pariwisata regional, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah-daerah sekitar.

Belajar dari Sukses Kolaborasi Sebelumnya

Ia mencontohkan keberhasilan kolaborasi dengan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dalam ajang MTQ Korpri tingkat nasional.

“Pembukaannya di Makassar, tetapi rangkaian acaranya di Pangkep. Hasilnya, lebih dari 4.000 orang datang dan memberi dampak ekonomi bagi kedua daerah,” jelasnya.

Konsep serupa, lanjutnya, dapat direplikasi untuk memperkuat promosi wisata lintas wilayah secara berkelanjutan.

Potensi Barru: Wisata Alam hingga Industri Strategis

Munafri mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi Kabupaten Barru, mulai dari wisata alam hingga infrastruktur strategis seperti Pelabuhan Garongkong.
Ia juga menyoroti destinasi unggulan Celebes Canyon yang dinilai memiliki daya tarik kuat di tingkat regional.

Selain sektor pariwisata, Munafri menyebut adanya minat investor untuk mengembangkan industri perkapalan di Barru. Jika terealisasi, menurutnya, hal ini akan memberikan dampak ekonomi ganda.

“Jika industrinya berkembang di Barru, maka aktivitas pendukung seperti akomodasi akan banyak dilakukan di Makassar. Artinya, kedua daerah sama-sama mendapatkan manfaat,” ujarnya.

Peran KKDB dan Pentingnya SDM Adaptif

Dalam kesempatan itu, Munafri juga menekankan peran organisasi kedaerahan seperti Kerukunan Keluarga Daerah Barru dalam memperkuat jejaring promosi dan menjaga identitas budaya.

Ia mendorong Mubes menjadi momentum evaluasi organisasi serta melahirkan kepemimpinan yang visioner, adaptif, dan berintegritas.

“Organisasi harus mampu beradaptasi di tengah perubahan cepat. Penguatan sumber daya manusia menjadi kunci agar tetap relevan,” katanya.

Ajakan Kolaborasi dan Pelestarian Budaya

Munafri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi lintas sektor, menjaga stabilitas sosial, serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal di tengah arus globalisasi.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, memperkuat gotong royong, dan berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Makassar,” ajaknya.

Di akhir sambutannya, Munafri mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan masyarakat Barru.

“Saya merasa bagian dari Barru. Keluarga saya juga memiliki ikatan dengan Barru, sehingga hubungan ini tidak bisa dipisahkan,” tutupnya.

Kegiatan Mubes VIII DPP-KKDB ini turut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Aksa Mahmud selaku Dewan Pembina, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Abustan A. Bintang, serta Ketua DPRD Barru Syamsuddin Muhiddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *