Makassar

Komitmen Bersama Tangani Sampah, Dewan Lingkungan Makassar Dorong Kolaborasi Wilayah

75
×

Komitmen Bersama Tangani Sampah, Dewan Lingkungan Makassar Dorong Kolaborasi Wilayah

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran camat dan lurah dalam upaya memperkuat penanganan sampah berbasis kolaborasi. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (2/4/2026).

Rapat tersebut dihadiri Camat Wajo, Lurah Malimongan Tua, Lurah Butung, pengelola TPS3R Malimongan Tua, pengelola urban farming, serta Ketua Kelompok Tani dari berbagai wilayah.

Dalam pertemuan itu, para camat memaparkan kondisi aktual dan berbagai kendala di wilayah masing-masing. Salah satu persoalan utama yang mengemuka adalah keterbatasan armada pengangkutan sampah, yang berdampak pada belum optimalnya layanan kebersihan di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Melinda Aksa menekankan pentingnya pengaturan jadwal operasional pengangkutan sampah yang lebih efektif dan terkoordinasi antarwilayah. Ia juga mendorong percepatan pembentukan bank sampah di tingkat RT/RW sebagai langkah strategis dalam mengurangi volume sampah dari sumbernya.

“Sinergi dengan Bank Sampah Unit (BSU) pusat harus diperkuat agar proses pengangkutan dan pengelolaan sampah bisa lebih efisien dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, ia mengarahkan agar setiap wilayah segera melakukan identifikasi dan pendataan pelaku horeka (hotel, restoran, dan kafe). Data tersebut dinilai penting sebagai dasar untuk meningkatkan edukasi serta mendorong kesadaran pelaku usaha dan masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.

Melinda juga menegaskan peran TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) agar lebih difokuskan pada pengolahan sampah organik. Menurutnya, langkah ini dapat memberikan dampak signifikan dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

“Permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan komitmen dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci agar pengelolaan sampah di Kota Makassar dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui rapat ini, diharapkan setiap wilayah semakin proaktif menghadirkan inovasi serta langkah konkret dalam pengelolaan sampah. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berdaya bagi masyarakat Kota Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *