Buton Tengah – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) pada tahun 2025 mencapai Rp.839.083.511.380 atau sekitar 98,80%.
Informasi tersebut disampaikan oleh Bupati Buteng, Dr Azhari saat menghadiri rapat paripurna terkait LKPJ APBD T.A 2025, di kantor DPRD Buteng.
“Tahun 2025 adalah masa transisi yang krusial bagi Buton Tengah. Sebagai perwujudan akuntabilitas, kami melaporkan hasil kerja nyata pemerintah sepanjang tahun lalu untuk dievaluasi bersama demi kesejahteraan masyarakat yang religius, berbudaya, dan berdaya saing,” kata Dr. H. Azhari, Senin (06/04/2026).
Bupati Azhari menyebut beberapa sektor alami peningkatan dan menjadi faktor stabilitas kekuatan fiskal. Berdasarkan laporannya, Azhari menuturkan pendapatan asli daerah (PAD) Buteng saat ini menunjukan trend positif dan melampaui target dimana mencapai nilai 22,68 miliar rupiah atau sekitar 100,01%. Kekuatan PAD Buteng masih ditopang oleh sektor pariwisata yang mencapai 186,15% dan investasi dalam daerah yang mencapai 222,22%. Selain itu, beberapa sektor lain yang juga dinilai sangat memuaskan adalah stabilitas pangan dan produksi pertanian yang mencapai target 100%.
Sementara itu, tealisasi Belanja terserap sebesar Rp802,33 miliar atau 88,44% dari total anggaran, yang difokuskan pada pelayanan publik dan infrastruktur.
Kendati banyak mencatatkan rapor hijau, Bupati Buteng itu secara supportif mengakui adanya tantangan di beberapa sektor, seperti optimalisasi jaringan irigasi, penguatan UMKM, serta pemerataan sarana prasarana kesehatan dan pendidikan.
“Kami tidak menutup mata terhadap hal-hal yang belum maksimal. Masukan dari DPRD sangat kami harapkan untuk menyempurnakan perencanaan berbasis kinerja, memperkuat kapasitas SDM, serta mendorong digitalisasi layanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi,” ucapnya.














