Makassar

Wali Kota Makassar Tekankan Kesiapan Teknis dan Pelayanan Jelang IGS Diplomatic Tour 2026

64
×

Wali Kota Makassar Tekankan Kesiapan Teknis dan Pelayanan Jelang IGS Diplomatic Tour 2026

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali memimpin rapat lanjutan persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026. Rapat ini difokuskan pada pemantapan kesiapan teknis hingga aspek pelayanan guna memastikan Makassar tampil optimal sebagai tuan rumah ajang diplomasi internasional.

Kegiatan yang berlangsung di Balaikota Makassar, Selasa (7/4/2026), melibatkan lintas perangkat daerah untuk menyatukan konsep serta memastikan seluruh teknis pelaksanaan tersusun matang dan terintegrasi.

Munafri menegaskan, IGS Diplomatic Tour merupakan momentum strategis untuk menampilkan wajah Kota Makassar di mata dunia, khususnya kepada para duta besar dari berbagai negara.

“Kegiatan ini akan menjadi cerminan wajah Kota Makassar, khususnya Pemerintah Kota Makassar, kepada para duta besar negara-negara yang akan datang,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan pengalaman berkesan bagi para delegasi, terutama dalam hal pelayanan (hospitality), sehingga mampu meninggalkan kesan positif yang dapat diceritakan kembali di negara asal masing-masing.

“Saya ingin mereka tidak hanya datang, tetapi membawa cerita dan kesan yang baik, terutama dari sisi hospitality,” tegasnya.

Selain itu, Munafri mengarahkan agar pengaturan jadwal kegiatan dibuat fleksibel sehingga setiap rangkaian acara dapat dinikmati secara optimal tanpa terkesan terburu-buru. Ia juga memberi perhatian khusus pada peran Liaison Officer (LO), yang dinilai menjadi garda terdepan dalam mendampingi delegasi.

Menurutnya, LO harus dibekali pemahaman komprehensif tentang Kota Makassar agar mampu memberikan informasi yang akurat dan seragam kepada para tamu internasional.

Pada agenda welcoming dinner, Munafri menginginkan suasana yang hangat, interaktif, dan sarat nuansa budaya lokal. Sementara pada investment forum, ia menegaskan pentingnya kesiapan proyek konkret yang dapat langsung ditawarkan kepada investor.

“Jangan hanya mempertemukan tanpa hasil. Kita harus siapkan peluang investasi yang jelas dan konkret,” ujarnya.

Ia juga menyoroti detail penyajian kuliner serta pengalaman budaya yang akan disuguhkan kepada delegasi, termasuk memastikan variasi menu dan kesesuaian dengan latar belakang budaya masing-masing tamu.

Salah satu agenda unggulan yang menjadi perhatian adalah Phinisi Sunset Sailing. Munafri menilai kegiatan ini lebih efektif dan berkesan dibandingkan city tour, terutama dengan keterbatasan waktu yang dimiliki para delegasi.

“Kalau waktunya terbatas, lebih baik dimaksimalkan di kapal pinisi dengan konsep yang kuat dan berkesan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa IGS Diplomatic Tour Makassar 2026 akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 23–25 Mei 2026, dengan partisipasi maksimal 30 negara. Selain negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam, kegiatan ini juga akan melibatkan negara sahabat lainnya melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri.

Melalui persiapan yang matang, Munafri berharap IGS 2026 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu memperkuat posisi Makassar sebagai kota strategis dalam diplomasi budaya dan ekonomi global. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *