Makassar

Tinjau Pasar Sentral, Munafri Siapkan Revitalisasi Total untuk Hidupkan Ekonomi Rakyat

60
×

Tinjau Pasar Sentral, Munafri Siapkan Revitalisasi Total untuk Hidupkan Ekonomi Rakyat

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan peninjauan langsung ke kawasan New Makassar Mall atau yang dikenal sebagai Pasar Sentral, Kamis (9/4/2026). Kunjungan ini menjadi langkah awal Pemerintah Kota Makassar dalam merumuskan konsep revitalisasi menyeluruh guna menghidupkan kembali pusat perdagangan legendaris tersebut.

Peninjauan tidak hanya difokuskan pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga mencakup evaluasi aktivitas perdagangan serta potensi pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan. Munafri menegaskan komitmennya untuk menjadikan Pasar Sentral kembali sebagai pusat pergerakan ekonomi masyarakat.

“Hari ini saya melihat langsung kondisi Pasar Sentral yang dulunya merupakan ikon ekonomi kerakyatan di Makassar. Seluruh aktivitas ekonomi masyarakat pernah bertumpu di sini,” ujar Munafri.

Dalam kunjungan tersebut, Munafri didampingi sejumlah pejabat lintas organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Penataan Ruang, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Direksi Perusahaan Daerah Pasar Makassar Raya.

Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menghadirkan solusi terpadu, mulai dari penataan ruang, infrastruktur, hingga sistem pengelolaan pasar.

Munafri, yang akrab disapa Appi, menyusuri hampir seluruh area gedung hingga lantai tujuh (rooftop). Ia menemukan bahwa sebagian besar lantai belum dimanfaatkan secara optimal, dengan aktivitas perdagangan saat ini masih terpusat di area basement, lantai dasar, dan lantai satu.

“Kondisi ini menjadi bahan evaluasi kami untuk memastikan seluruh ruang yang tersedia bisa dihidupkan kembali secara bertahap,” jelasnya.

Menurut Appi, revitalisasi Pasar Sentral tidak cukup hanya dengan pembenahan fisik, tetapi juga harus menyentuh aspek distribusi pedagang, kenyamanan pengunjung, dan keberlanjutan aktivitas ekonomi.

“Kita harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, baik dari sisi konsep maupun sistem pengelolaan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa prinsip utama pengelolaan pasar ke depan adalah menjadikan Pasar Sentral sebagai milik masyarakat yang mampu memberikan manfaat ekonomi secara luas.

“Pasar ini harus kembali menjadi milik masyarakat. Keuntungan dari setiap transaksi harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Munafri juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan pedagang dalam proses revitalisasi.

“Makassar tidak bisa dibangun secara parsial. Harus ada sinergi agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal,” katanya.

Sebagai bagian dari strategi, Pemerintah Kota Makassar akan mengedepankan penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pasar Sentral ke depan dirancang menjadi sentra UMKM modern yang terintegrasi dan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang hidup.

“Minimal ini menjadi sentra UMKM yang layak bagi pelaku usaha lokal. Kehadirannya harus masif agar tercipta crowd dan ekosistem baru,” jelasnya.

Selain itu, potensi sektor pariwisata juga menjadi perhatian. Penataan kawasan pasar diharapkan mampu menghadirkan daya tarik wisata baru di Kota Makassar.

Munafri memastikan bahwa seluruh konsep revitalisasi akan disusun melalui diskusi bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk pedagang dan pengelola, guna menghindari dampak negatif bagi pihak tertentu.

“Konsep detailnya sedang kita siapkan dan akan segera disampaikan. Intinya, UMKM menjadi fokus utama dalam proses ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *