Berita

Hadiri Doa Bersama Sangtorayaan, Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Serukan Perang Total Lawan Penyakit Masyarakat

69
×

Hadiri Doa Bersama Sangtorayaan, Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Serukan Perang Total Lawan Penyakit Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Irjen Pol (P) Drs Frederik Kalalembang menyerukan lawan Narkoba, Judi, Seks Bebas dan Hoax saat berbicara di Lapangan Bakti, Rantepao.

RANTEPAO — Ancaman narkoba, judi, seks bebas, hingga penyebaran hoaks kini menjadi perhatian serius di wilayah Toraja. Dalam doa bersama Sangtorayaan yang diinisiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forkopimda yang digelar Sabtu, 25 April 2026, di Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang menyerukan gerakan kolektif untuk memerangi berbagai penyakit masyarakat yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Di hadapan ribuan masyarakat Toraja, Frederik Kalalembang menegaskan bahwa persoalan penyakit masyarakat bukan hanya isu sosial biasa, melainkan ancaman nyata terhadap masa depan generasi. Ia menyebut narkoba dan judi telah merusak banyak keluarga, sementara seks bebas dan hoaks mempercepat degradasi moral serta berpotensi memecah persatuan masyarakat.

Dalam penekanannya, Frederik juga menyoroti pentingnya komunikasi yang kuat antar unsur Forkopimda. Menurutnya, sinergi yang sejalan dan selaras antar lembaga menjadi kunci utama agar penanganan persoalan sosial tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dan berkelanjutan.

Ia mendorong agar rapat koordinasi rutin dilakukan sebagai langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi tersebut.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Irjen Pol (P) Drs Frederik Kalalembang saat di Rantepao menyerukan lawan penyakit masyatakat dengan bersatu dan menjaga komunikasi antar masyarakat dan pemerintah

“Kalau komunikasi Forkopimda berjalan baik, sejalan dan selaras, maka penanganan narkoba, judi, seks bebas dan hoaks bisa lebih efektif. Ini harus menjadi gerakan bersama, bukan kerja parsial,” tegas Frederik.

Kegiatan doa bersama ini tidak hanya berlangsung di Toraja Utara. Pada waktu yang hampir bersamaan, doa bersama lintas elemen yang melibatkan FKUB dan Forkopimda juga digelar di Plaza Kolam Makale, Kabupaten Tana Toraja. Dalam kegiatan tersebut, Frederik Kalalembang juga turut hadir sebagai bentuk komitmen mendorong gerakan moral secara menyeluruh di wilayah Toraja. Di Makale, Frederik juga menyerukan agar semua elemen bersatu melawan penyakit masyatakat ini.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Irjen Pol (P) Drs Frederik Kalalembang saat berbicara di acara Doa Bersama Sangtorayaan di Makale, Tana Toraja

“Semuanya berawal dari komunikasi. Komunikasi dengan keluarga, komunikasi dengan terangga dan juga dengan seluruh elemen pemerintah. Agar semua penyakit masyarakat ini bisa kita lawan bersama dari bumi Toraja yang kita cintai,” terangnya.

“Semuanya berawal dari komunikasi. Komunikasi dengan keluarga, komunikasi dengan terangga dan juga dengan seluruh elemen pemerintah. Agar semua penyakit masyarakat ini bisa kita lawan bersama dari bumi Toraja yang kita cintai,” terangnya.

Dua Bupati Komitmen Perkuat Sinergitas

Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, S.T., M.Ak., dalam kesempatan yang sama menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menjadi koordinator dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit masyarakat melalui kolaborasi bersama Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Tana Toraja, Dr. Zadrak Tombeg, Sp.A., juga menegaskan komitmennya untuk menjaga Tana Toraja dari berbagai ancaman penyakit masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat langkah pencegahan melalui pendekatan terpadu, mulai dari edukasi, pembinaan generasi muda, hingga penguatan peran keluarga dan masyarakat sebagai benteng utama.

Doa Bersama yang dilaksanakan Forkopimda bersama FKUB di Makale, Tana Toraja

Sementara Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Toraja Utara, Pdt. Musa Salusu, M.Th., mengajak seluruh umat beragama untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai benteng utama menghadapi berbagai pengaruh negatif. Ia menekankan bahwa peran tokoh agama sangat penting dalam membimbing masyarakat agar tidak terjerumus dalam narkoba, pergaulan bebas, maupun penyebaran hoaks.

Dua kegiatan doa bersama yang digelar di Toraja Utara dan Tana Toraja ini menjadi simbol kuat persatuan lintas elemen. Dari kedua momentum tersebut, muncul pesan yang sama yakni masyarakat Toraja diajak bersatu, memperkuat moral, serta secara bersama-sama memerangi penyakit sosial demi menjaga masa depan generasi bangsa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *