KotamobaguSulawesi Utara

Firasat Mokodompit Apresiasi Perjuangan Para Aktivis BMR Untuk PBMR di Jakarta

237
×

Firasat Mokodompit Apresiasi Perjuangan Para Aktivis BMR Untuk PBMR di Jakarta

Sebarkan artikel ini

INFOSULAWESI, JAKARTA – Aksi demo sejumlah aktivis dari Bolaang Mongondow Raya di depan Istana Kepresidenan Republik Indonesia dan Gedung Kementerian Dalam Negeri untuk meminta agar percepatan pemekaran Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sehingga Provinsi Bolaang Mongondow Raya (PBMR) segera diwujudkan, menuai dukungan dari salah satu Aktivisi Senior Firasat Mokodompit.

“Jika usia ini dibawah 60 tahun dan masih kuat rubuhkan Pintu Gerbang Istana Negara dan Kemendagri maka dipastikan saya berada & gabung Parindo CS dalam DEMO PENCABUTAN MORATORIUM PEMEKARAN oleh para aktifis Hebat Mongondow,” ungkap Firasat Mokodompit, Rabu 29 April 2026.

Ia pun menyindir sejumlah tokoh dan politisi yang sekarang berkiprah di Jakarta mengapa tidak memberikan sumbangsi dukungan atas perjuangan para Pemuda-pemudi saat menyuarakan aspirasi rakyat BMR di Jakarta.

“Pertanyaa saat ini dimana para tokoh sukses mongondow di jakarta seperti utat Hajjah Yasti Soepredjo Mokoagow, Cherrish Herrieth Mokoagow, ADM sek Fraksi PG DPR RI, utat Sandry Pasambuna, Utat Bambang Rahmadi, Ketua RPBM utat Mustari Damopolii dan para tokoh mongondow lain nya.!!!,” sindir Firasat Mokodompit.

Bahkan Firasat Mokodompit menyatakan, meski dirinya tak muda lagi namun semangat kebersamaan demi memperjuangkan kemaslahatan rakyat Bolmong Raya, ia pun terus mengikuti perkembangan para aktivis selama di Jakarta.

“Seminggu ini Saya mengikuti Demo aktifis mongondow di dua titik Istana Negara dan Kemendagri, walau peserta demo nya puluhan namun bukan soal banyak nya massa tapi SPIRIT dan PIDATO ORASI yg wakili Aspirasi Rakyat bolmong untuk jadikan BMR sebagai provinsi dgn meminta pencabutan MORATORIUM,” tegasnya.

Firasat Mokodompit menambahkan, perjuangan para aktivis BMR adalah perjuangan yang wajib hukumnya di dukung sepenuhnya.

I”ni jihad kita semua untuk berjuang, tanpa harus saling menyakiti atau mencari celah masalah. Setiap perjuangan itu selalu saja ada kambing hitam, ada pahlawan, dan ada juga yg didiskreditkan karna Ketidaktahuan dan busa dikatakan Simimpandoy !!,” ungkap Firasat Mokodompit.

Dirinya pun tak menampik jika ada bahkan aktivis media masuk wilayah yg dia sendiri tidak paham dan mengerti akan pokok masalah, dengan menyeret tokoh politik non parmen masih wilayah gelap.

“Terus terang saya sangat tidak setuju keterlibatan Tokoh politik Non parlemen seperti BENNY RAMDHANY yg kadang di stiqmakan TIDAK PEDULI pada perjuangan aktifis mongondow. Posisi serba salah ybs Sekjen partai, dipastikan cari panggung jika dia ikut Demo bersama Parindo CS walau dia orang mongondow di Jakarta namun tidak Fatsun.,” ujar Firasat Mokodompit.

Lebih lanjut kata Firasat Mokodompit, tugas konstitusi sebagaii putra mongondow dia sudah wujudkan saat jadi Anggota DPD RI, terkaut perjuangan pemekaran ini.

“Olehnya temen temen media juga mesti Veer memposisikan Brany secara Proporsional, kan orang mongondow yg suks3s di jakarta bukan cuma Benny Ramdhany. Ibu Hajjah Yasty, Adik kita Cherrish mereka kan wakil rakyat wakili dapil sulut dari Mongondow >>>> Berdua inilah yang seharusnya dimintakan Komitmen Perjuangan PBMR bersama Presidium Pemekaran pak Haji Jainudin Damopolii dkk,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *