KotamobaguSulawesi Utara

Bau Menyengat Dari Tumpukan Sampah Pasar, 23 Maret Kota Kotamobagu

185
×

Bau Menyengat Dari Tumpukan Sampah Pasar, 23 Maret Kota Kotamobagu

Sebarkan artikel ini

INFOSULAWESI, KOTAMOBAGU – Tumpukan sampah mulai menggunung di lokasi Pasar 23 Maret Kotamobagu. Bahkan bau menyengat terasa hingga puluhan meter jika memasuki area tersebut yang berada di Jalan Bolian Kelurahan Gogagoman pusat perekonomian masyarakat.

Tumpukan sampah ini menurut pengakuan warga peningkatan volumenya sudah mulai nampak semenjak Bulan Puasa, akan tetapi belum ada instansi pemerintah terkait yang turun mengangkutnya.

“Dari bulan puasa kemarin setiap hari menumpuk tapi tidak ada satu pun petugas dari instansi terkait yang datang membersihkannya,” ungkap salah satu warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotamobagu, Erwin Pasambuna saat dikomfirmasi menjelaskan jika sampah-sampah tersebut sudah menjadi tugas istansinya untuk diangkut.

“Akan tetapi kemarin di Bulan Ramadhan kendaraan sangat sulit untuk masuk ke area Pasar 23 Maret karena jelang Idulfitri ramai dengan pedagang dan masyarakat. Tetapi kami sudah memerintahkan petugas saat ini untuk membersihkannya,” ujar Erwin Pasambuna. Senin 23 Maret 2026.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat terutama pedagang agar tidak memanfaatkan Pintu Gerbang Pasar 23 Maret yang dijadikan lokasi dagangan.

“Itu area tempat parkir kendaraan jangan jadikan tempat berjualan. Pemerintah sudah menyediakan tempat di dalam Pasar maka silahkan gunakan itu. Terlebih di area Pintu Gerbang dijadikan tempat pembuangan sampah itu dilarang. Bahkan di area belakang BNI itu bukan tempat sampah namun kami sudah berinisiatif meletakan Amrol agar sampah-sampah tersebut dibuang ke tempat yang sudah ditentukan,” tegas Erwin Pasambuna.

Sementara, Kota Kotamobagu diketahui pernah meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLKH-RI) sebagai Kota Terbersih yang mendapatkan Piala Adipura sebanyak 10 (Sepuluh) Kali Berturut-turut.

Masyarakat pun berharap agar Kota Kotamobagu dapat mempertahankan predikat Adipura sebagai Kota Terbersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *