Sulawesi Utara

Gempa M 5,9 Guncang Pulau Karatung Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

39
×

Gempa M 5,9 Guncang Pulau Karatung Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

Sebarkan artikel ini
Gempa Magnitudo 5,9 mengguncang barat laut Pulau Karatung, Sulut. BMKG memastikan tidak berpotensi tsunami. (BMKG)

Melonguane – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 5,9 mengguncang wilayah barat laut Pulau Karatung, Provinsi Sulawesi Utara, Minggu (1/3/2026) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Gempa terjadi pukul 00.22.21 WIB atau 01.22.21 Wita dengan pusat di laut pada koordinat 5,03 Lintang Utara dan 126,14 Bujur Timur, sekitar 108 kilometer barat laut Pulau Karatung, Kepulauan Talaud, dengan kedalaman 67 kilometer.

Hingga laporan awal dirilis, belum terdapat informasi kerusakan maupun korban jiwa. BMKG masih memantau kemungkinan gempa susulan.

Parameter dan Lokasi Gempa

Berdasarkan sistem InaTEWS, gempa tergolong gempa menengah karena hiposenternya berada pada kedalaman 67 km di bawah permukaan laut.

Pulau Karatung merupakan bagian dari Kepulauan Talaud, wilayah paling utara Sulawesi Utara yang berada di zona pertemuan lempeng tektonik aktif. Episenter gempa berada di kawasan Laut Sulawesi, wilayah dengan aktivitas seismik tinggi akibat subduksi Lempeng Laut Filipina.

Getaran diperkirakan dirasakan di Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sangihe dengan intensitas sekitar II–III MMI.

Kondisi Tektonik dan Evaluasi Tsunami

Sulawesi Utara berada di zona tektonik kompleks pada pertemuan Lempeng Laut Filipina dan Eurasia, bagian dari jalur cincin api Pasifik (Ring of Fire).

BMKG menyatakan gempa ini tidak memicu tsunami, karena magnitudo dan kedalamannya belum memenuhi ambang pembentukan gelombang laut destruktif.

Meski demikian, otoritas daerah tetap memantau kondisi pesisir untuk mengantisipasi perubahan permukaan laut yang tidak biasa.

Gempa Magnitudo 5,9 di barat laut Pulau Karatung merupakan aktivitas tektonik menengah akibat subduksi lempeng. Hingga saat ini kondisi wilayah dilaporkan aman dan tidak ada peringatan tsunami.

Masyarakat diminta tetap memantau informasi resmi dan menghindari penyebaran hoaks terkait bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *