Makassar

Makassar Darurat Aksi Tembak-Tembakan ‘Omega’, Wali Kota Minta Penindakan Tegas Selama Ramadan

51
×

Makassar Darurat Aksi Tembak-Tembakan ‘Omega’, Wali Kota Minta Penindakan Tegas Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Aksi tembak-tembakan menggunakan senjata mainan jenis “omega” atau tembakan berpeluru plastik dan jeli kian marak selama bulan suci Ramadan di Kota Makassar. Fenomena yang awalnya dianggap sebagai hiburan anak-anak itu kini menimbulkan keresahan warga karena dinilai membahayakan keselamatan serta mengganggu ketertiban umum.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele dan harus segera ditangani secara serius oleh seluruh pihak terkait.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Permainan tembak-tembakan tersebut harus ditangani secara serius oleh semua pihak,” tegas Munafri saat ditemui awak media di Balai Kota Makassar, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, pengawasan dan penindakan harus dilakukan secara terpadu, melibatkan kepolisian, pemerintah kecamatan, hingga jajaran RT/RW serta peran aktif keluarga.

“Penanganan dan pengawasan bersama, mulai dari pihak kepolisian, pemerintah kecamatan, hingga lingkungan keluarga melalui RT/RW harus diperkuat,” ujarnya.

Marak Usai Tarawih, Dilakukan Sambil Berkendara
Aksi tembak-tembakan tersebut umumnya dilakukan oleh anak-anak hingga kalangan pelajar pada malam hari, khususnya usai salat tarawih. Mereka kerap terlihat saling serang di jalan raya, bahkan sebagian melakukannya sambil berkendara sepeda motor.

Kondisi ini dinilai sangat berisiko, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Terlebih, peluru plastik atau jeli yang ditembakkan berpotensi mengenai mata atau bagian tubuh sensitif lainnya.

“Bukan cuma sekadar mainan. Kalau sudah mencelakakan orang lain dan mengganggu ketertiban umum, tentu harus ada langkah tegas dari pihak keamanan,” tambah Munafri.

Ia menilai, jika dibiarkan, fenomena tersebut dapat memicu konflik antar kelompok remaja serta meningkatkan potensi gangguan keamanan selama Ramadan.

Pemkot Koordinasi dengan Polrestabes
Munafri—yang akrab disapa Appi—mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Makassar untuk membahas langkah penanganan yang komprehensif.

Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk tanpa gangguan aktivitas berisiko.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari.

“Peran keluarga sangat penting dalam mencegah anak-anak terlibat dalam permainan yang berisiko tersebut,” tutupnya.

Dengan kolaborasi aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan aksi tembak-tembakan ‘omega’ di Makassar dapat segera ditekan demi terciptanya suasana Ramadan yang tertib dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *