BUTON TENGAH – Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si., didampingi Wakil Bupati Muh. Adam Basan, S.Sos., memimpin jalannya Apel Gabungan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah pada Senin pagi (30/03/2026).
Apel yang digelar di halaman Kantor Bupati ini turut dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Desa se-Kabupaten Buton Tengah.
Mengawali sambutannya, Bupati Azhari memberikan apresiasi kepada jajaran yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Apresiasi tersebut ditujukan kepada para Kepala Desa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, hingga para guru yang terus menunjukkan produktivitas kerja.
Secara khusus, Bupati memberikan instruksi kepada DLH untuk mengevaluasi dan menghitung kembali kebutuhan tenaga pengangkut sampah. Kebersihan lingkungan merupakan salah satu pelayanan dasar yang sangat vital, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara optimal.
Selain itu, Bupati juga memaparkan kondisi fiskal daerah secara transparan. Ia menyebutkan bahwa alokasi anggaran daerah saat ini sangat terbatas dan mayoritas terserap untuk belanja pegawai. Ia juga menyinggung adanya informasi dari pemerintah pusat terkait penyesuaian jam kerja aparatur menjadi empat hari kerja yang berpotensi memengaruhi skema pendapatan pegawai.
“Meski tingkat pengangguran kita tergolong rendah, kita masih harus berjuang keras untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) agar sejajar dengan daerah lain. Oleh karena itu, kita berharap investasi di wilayah pesisir dapat segera terealisasi guna membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar Dr. Azhari.
Selanjutnya, terkait ketahanan pangan lokal, Bupati menugaskan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk segera berkoordinasi dengan Perum Bulog yang mulai beroperasi hari ini. Koordinasi ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi dan kemudahan bagi para pedagang beras di Buton Tengah.
Azhari juga memeberikan perhatian terhadap infrastruktur jalan yang memadai juga menjadi prioritas. Menanggapi kondisi jalan provinsi di Buton Tengah yang mengalami kerusakan, Bupati menegaskan komitmennya untuk segera mencari solusi.
“Hari ini saya akan berangkat ke Kendari untuk menemui Bapak Gubernur. Kita akan terus berkoordinasi agar jalan yang rusak tersebut segera mendapat perhatian dan perbaikan,” tegasnya.
Di ranah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bupati mengklarifikasi bahwa larangan terkait acara hiburan (joget) yang dikeluarkan Pemda sebatas imbauan, sementara keputusan akhir terkait izin keramaian merupakan kewenangan pihak Kepolisian.
Ia juga memberikan instruksi tegas kepada para Kepala Desa untuk proaktif menjaga keamanan wilayah, memanfaatkan Dana Desa secara bijak, dan melarang keras keberadaan tempat hiburan malam di lingkungan desa.
“Mari kita disiplin dan menjadi agent of change (agen perubahan) bagi Buton Tengah. Kita tidak ingin tertinggal dari daerah lain di Sulawesi Tenggara. Daerah ini bisa berkembang jika kita saling membantu. Bantu saya agar daerah kita ini maju,” tutupnya.














