Ekonomi

Bank Sulselbar Borong Dua Penghargaan GERAK Syariah OJK 2026, Perkuat Literasi Keuangan Syariah di Sulselbar

60
×

Bank Sulselbar Borong Dua Penghargaan GERAK Syariah OJK 2026, Perkuat Literasi Keuangan Syariah di Sulselbar

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Bank Sulselbar kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang Gerakan Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Kamis, 9 April 2026 .

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026, sebuah program nasional OJK yang digelar sepanjang bulan Ramadan sebagai upaya strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prinsip, produk, dan layanan keuangan berbasis syariah. Melalui beragam aktivitas seperti kampanye edukasi publik, kompetisi konten digital, literasi komunitas, serta kolaborasi lintas sektor, program ini mendorong peran aktif industri jasa keuangan dalam memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Pada acara puncak sekaligus pengumuman pemenang yang digelar di Makassar, Bank Sulselbar berhasil meraih dua penghargaan, yaitu:

  • Pemenang Lomba Konten Sosial Media Terviral
  • Pemenang Kategori Literasi Keuangan Syariah Tersmasif

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Bank Sulselbar dalam mengemas edukasi keuangan syariah secara kreatif, adaptif, dan berdampak luas. Pendekatan berbasis digital yang relevan dengan perilaku masyarakat saat ini dinilai efektif dalam menjangkau audiens yang lebih luas.

Penghargaan secara simbolis diterima oleh Rakhmat Nur Kadir. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa capaian ini semakin memperkuat komitmen Bank Sulselbar dalam mendorong literasi keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi penguatan atas komitmen kami dalam menghadirkan literasi keuangan syariah yang tidak hanya informatif, tetapi juga mudah diakses dan relevan bagi masyarakat. Bagi kami, literasi keuangan syariah bukan sekadar program, melainkan bagian dari tanggung jawab untuk tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa dari perspektif kepatuhan, literasi keuangan memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan publik serta menjaga integritas industri keuangan.

“Sebagai fungsi kepatuhan, kami memastikan setiap inisiatif tidak hanya memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga sejalan dengan prinsip transparansi, perlindungan konsumen, dan tata kelola yang baik. Literasi yang kuat akan mendorong masyarakat untuk mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Partisipasi aktif Bank Sulselbar dalam ajang ini mencerminkan peran strategisnya sebagai lembaga keuangan daerah yang tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas literasi masyarakat serta mendukung agenda nasional pengembangan ekosistem keuangan syariah.

Ke depan, Bank Sulselbar berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi layanan berbasis syariah, memperluas jangkauan edukasi, serta menghadirkan berbagai program yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *