Gorontalo

Gubernur Gorontalo Sambut Kunjungan Perdana Menteri Perhubungan RI, Bahas Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

77
×

Gubernur Gorontalo Sambut Kunjungan Perdana Menteri Perhubungan RI, Bahas Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Gubernur Gusnar Ismail saat menerima Kunjungan Kerja Menteri Perhubungan RI Dudi Purwagandi beserta rombongan Kemenhub, Jumat 27 Februari 2026.

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menerima kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia (RI), Dudy Purwagandi, Jumat 27 Februari 2026.

Kunjungan Menhub Dudy Purwagandi di Gorontalo ini merupakan perdana sejak dilantik sebagai Menteri Perhubungan RI.

Turut mendampingi Dirjen Perhubungan Udara Lukman Laisa, Dirjen Perhubungan Laut Mas’ud, Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, serta beberapa pejabat lainnya dari Kemenhub RI.

Agenda Menhub RI ke Provinsi Gorontalo merupakan rangkaian kunjungan dari beberapa daerah untuk mengecek langsung kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun 2026.

Salah satu pertimbangan kunjungan ini kata Dudy Purwagandi adalah komunikasi yg baik terbangun selama ini dengan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail terkait sejumlah pembahasan penting, diantaranya pemantapan Embarkasi/Debarkasi Haji Penuh serta, dukungan layanan transportasi (udara, laut dan darat) untuk kelancaran dan kesuksesan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan Tahun 2026.

Di tempat yang sama, Gubernur Gusnar Ismail dalam kesempatannya mengaku bersyukur dengan kehadiran Menhub bersama rombongan di Gorontalo.

“Terima kasih sudah berkunjung di Provinsi Gorontalo. Ini patut diapresiasi karena Gorontalo dipilih sebagai salah satu daerah yang dikunjungi,” terang Gusnar Ismail.

Ucapan terima kasih juga secara langsung disampaikan Gusnar Ismail karena berkat dorongan Menhub Dudy Purwagandi, per- 20 Februari 2026, telah dilakukan ground breaking perluasan Apron dan pembangunan Taxiway untuk mendukung kesiapan infrastruktur Bandara menjadi embarkasi/debarkasi haji penuh yang ditargetkan paling lambat Tahun 2028.

“Di momen ini juga dimanfaatkan kesempatan untuk mengingatkan kembali dukungan layanan transportasi (udara, laut dan darat) untuk kelancaran dan kesuksesan PENAS thn 2026, yang sebelumnya sudah disampaikan proposalnya kepada Pak Menhub pada saat audiensi 3 Februari 2026 di Kementerian Perhubungan Jakarta,” kata Gusnar Ismail. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *