Makassar

Munafri Hadiri Nuzulul Quran di PN Makassar, Ajak Forkopimda Perkuat Sinergi Hadapi Dinamika Kota

19
×

Munafri Hadiri Nuzulul Quran di PN Makassar, Ajak Forkopimda Perkuat Sinergi Hadapi Dinamika Kota

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama keluarga besar Pengadilan Negeri (PN) Makassar Kelas IA Khusus di Kantor PN Makassar, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pengadilan Tinggi Makassar Nirwana, Ketua Pengadilan Negeri Makassar I Wayan Gede Rumega, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, serta Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar PN Makassar atas undangan serta terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Ia menilai momentum Ramadan, khususnya peringatan Nuzulul Quran, menjadi sarana memperkuat nilai-nilai moral dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

“Momentum ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat sinergi antar lembaga dalam menjaga stabilitas serta penegakan hukum di Kota Makassar,” ujar Munafri.

Sinergi Forkopimda Perlu Terus Diperkuat
Pada kesempatan tersebut, Munafri menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Makassar. Menurutnya, sinergi yang solid akan memastikan roda pemerintahan berjalan dengan efektif dan responsif terhadap berbagai dinamika masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa hubungan baik antar lembaga dapat dibangun melalui berbagai ruang pertemuan dan koordinasi, termasuk kegiatan keagamaan seperti yang berlangsung saat ini.

“Kami dari Forkopimda Kota Makassar ingin membuat hubungan ini semakin kompak dengan tugas dan fungsi masing-masing,” tuturnya.

Munafri juga menambahkan bahwa komunikasi intensif antar lembaga telah terbukti membantu menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan.

“Kita sudah buktikan melalui beberapa pertemuan dan kegiatan bersama, saling memberi masukan sehingga jalannya roda pemerintahan di Kota Makassar dapat terkelola dengan baik,” lanjutnya.

Dinamika Kota Besar Butuh Kolaborasi Kuat
Lebih lanjut, Munafri menggarisbawahi dinamika Kota Makassar sebagai kota metropolitan dengan mobilitas penduduk yang sangat tinggi. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi memunculkan berbagai persoalan sosial maupun hukum.

Ia menjelaskan bahwa jumlah penduduk Makassar sekitar 1,5 juta jiwa, namun pada siang hari dapat meningkat hingga lebih dari 2 juta orang akibat mobilitas masyarakat dari wilayah sekitar.

“Artinya potensi konflik sosial maupun konflik hukum sangat besar. Karena itu dibutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada,” jelasnya.

Al-Qur’an Sebagai Pedoman Kehidupan
Di akhir sambutannya, Munafri berharap peringatan Nuzulul Quran dapat menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat menjadi landasan moral bagi setiap individu, termasuk aparatur negara, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Acara ini memberikan pencerahan bagi kita semua tentang bagaimana menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta mengamalkannya dengan sebaik-baiknya,” pungkas Munafri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *