Viral

Viral Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Kapolri Beri Atensi Khusus dan Perintahkan Polisi Usut Tuntas

54
×

Viral Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Kapolri Beri Atensi Khusus dan Perintahkan Polisi Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini
Mengintip sosok aktivis pembela HAM sekaligus Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras oleh OTK. ((Dok. Indonesia Corruption Watch))

INFOSULAWESI — Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman cairan yang diduga air keras di kawasan Jalan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Peristiwa tersebut langsung menjadi perhatian publik karena Andrie dikenal sebagai aktivis yang aktif menyuarakan isu hak asasi manusia (HAM) di Indonesia.

Menanggapi kejadian itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo disebut memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kasus tersebut.

Hal itu disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat, 13 Maret 2026.

“Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini,” ucap Isir.

Kapolri juga disebut telah memerintahkan jajarannya untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh hingga pelaku dapat segera ditangkap.

Polisi Telusuri CCTV dan Periksa Saksi

Menurut Isir, penyidik telah melakukan berbagai langkah awal penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Selain itu, polisi juga telah mengumpulkan rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk membantu mengidentifikasi pelaku.

Penyidik juga telah membuat laporan polisi model A sebagai dasar penyelidikan kasus tersebut.

“Tentang adanya tindak pidana penganiayaan berat, sebagaimana Pasal 467 ayat 2 dan atau 468 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” ujarnya.

Isir menambahkan bahwa proses pengusutan melibatkan dukungan dari berbagai satuan kepolisian.

“Dilakukan backup baik oleh Polda Metro Jaya maupun oleh dari Bareskrim, khususnya dan kawan-kawan yang ada dari Mabes Polri,” tuturnya.

Kronologi Penyiraman oleh Orang Tak Dikenal

Secara terpisah, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi ketika Andrie Yunus pulang dari kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) pada malam hari.

Sebelumnya, Andrie menghadiri rekaman podcast yang mengangkat topik “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Dalam perjalanan pulang itulah korban diserang oleh orang tak dikenal.

“Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh,” papar Dimas dalam keterangan resminya.

Koordinator KontraS tersebut juga menjelaskan bahwa korban mengalami luka pada beberapa bagian tubuh.

“Terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” sebut Dimas.

Aktivis HAM yang Pernah Soroti RUU TNI

Andrie Yunus dikenal sebagai aktivis yang aktif dalam advokasi isu-isu hak asasi manusia.

Sebelum bergabung dengan KontraS pada tahun 2022, dirinya pernah bekerja sebagai advokat publik di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta pada periode 2019 hingga 2022.

Namanya sempat menjadi sorotan publik ketika bersama sejumlah aktivis melakukan aksi protes terhadap pembahasan RUU TNI di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Maret 2025.

Saat itu Andrie dan rekan-rekannya disebut mendobrak pintu ruangan rapat yang diduga berlangsung secara tertutup.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kritik terhadap proses legislasi yang dinilai kurang transparan dan minim partisipasi masyarakat.

Setelah kejadian tersebut, sejumlah aktivis termasuk Andrie Yunus sempat dilaporkan oleh pihak keamanan hotel ke kepolisian dengan tuduhan mengganggu jalannya rapat.

Kasus tersebut sempat memicu perdebatan karena sebagian kalangan menilai pelaporan itu sebagai bentuk kriminalisasi terhadap aksi protes masyarakat sipil.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *