INFOSULAWESI — Sebuah video yang memperlihatkan kondisi kamar kontrakan penuh sampah di Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan viral di media sosial.
Rekaman yang diunggah akun TikTok @fitrieka95_ itu menunjukkan situasi memprihatinkan di dalam kamar yang ditinggalkan penyewanya saat mudik Lebaran.
Pemilik kontrakan dibuat terkejut setelah mendapati ruangan tersebut dipenuhi tumpukan sampah hingga hampir memenuhi seluruh bagian kamar.
“Ya Allah, Astaghfirullah. Bener-bener ya ini orang, ini dia tidur di sini, di pinggiran situ, yang ngontrak bener-bener parah,” ucapnya dalam video yang diunggah, dikutip pada Jumat, 27 Maret 2026.
Sudah Dihuni Selama 7 Tahun
Dalam keterangannya, pemilik menyebut bahwa penghuni kamar tersebut telah tinggal selama tujuh tahun di kontrakan milik keluarganya.
“Selama ini cuma liat orang yang punya penyakit mental ‘Hoarding Disorder’ di sosmed, ternyata di kenyataan dan terlihat beneran ada,” ungkapnya.
Selama menempati kontrakan tersebut, penyewa dikenal sebagai pribadi tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
“Ini orang udah 7 tahun ngontrak di kontrakan bibi saya. Orangnya tertutup jarang interaksi karena kegiatannya cuma pergi kerja, pulang kerja, dan beli makan,” lanjutnya.
Terungkap Saat Ditinggal Mudik
Kondisi kamar yang tak layak tersebut baru diketahui ketika penghuni sedang pulang kampung saat momen Lebaran.
Pemilik awalnya curiga karena mendengar suara kipas angin yang masih menyala dari dalam kamar.
“Ketika dia mudik kemarin dan terdengar suara kipas angin nyala, alhasil coba dibuka dan pintu nya nggak dikunci,” jelasnya.
“Ini video yang saya rekam pas ingin mengecek suara kipas angin itu, ternyata Astagfirullah isinya sampah semua,” tuturnya.
Di dalam kamar terlihat berbagai jenis sampah seperti botol plastik, bungkus makanan, hingga galon air mineral yang menumpuk bahkan hingga area kamar mandi.
Selain itu, kondisi dinding juga tampak lembap dan berjamur dengan bercak hitam di bagian atas ruangan.
Sempat Curiga karena Bau Tak Sedap
Sebelumnya, pemilik tidak menaruh curiga karena penyewa tetap menjalani aktivitas seperti biasa dan diketahui bekerja di sebuah perusahaan.
Namun seiring waktu, muncul tanda-tanda yang mencurigakan, terutama karena penghuni jarang terlihat membuang sampah.
“Tahun tahun awal dia ngontrak biasa aja normal tapi kesini-kesini dia kok nggak pernah buang sampah, nggak pernah nyapa, nggak pernah ngepel,” paparnya.
Kecurigaan semakin kuat ketika aroma tidak sedap mulai tercium dari dalam kamar.
“Dan akhirnya mulai kecium bau nggak sedap. Puncaknya di mudik kemarin dia lupa kunci pintu dan pas dibuka Astaghfirullahaladzim,” tukasnya.**














