Viral

Viral Cara Tegas Kepsek Benahi Kualitas MBG, Kepala SPPG Ditantang Habiskan 1 Ompreng di Tempat hingga Tuai Pujian

90
×

Viral Cara Tegas Kepsek Benahi Kualitas MBG, Kepala SPPG Ditantang Habiskan 1 Ompreng di Tempat hingga Tuai Pujian

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi tumpukan ompreng MBG yang siap dibagikan oleh SPPG kepada penerima manfaat. ((Instagram/badangizinasional.ri))

INFOSULAWESI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan lebih dari setahun masih menjadi bahan perbincangan publik, terutama terkait kualitas menu yang disajikan.

Sejumlah temuan seperti makanan basi hingga adanya kontaminasi sempat ramai dikeluhkan penerima manfaat di media sosial. Bahkan, saat Ramadan dengan menu kering, kualitas dan kesesuaian nilai gizi juga turut dipertanyakan.

Namun, di tengah sorotan tersebut, muncul kisah berbeda yang viral di media sosial Threads. Seorang guru membagikan pengalaman tentang langkah tegas kepala sekolah di tempatnya mengajar dalam meningkatkan kualitas MBG.

Kepsek Tantang Kepala SPPG Makan Menu MBG

Dalam unggahan akun @nksrr, disebutkan bahwa kualitas MBG di sekolahnya kini mengalami peningkatan setelah pihak sekolah berulang kali menegur SPPG.

Langkah yang diambil pun terbilang tidak biasa. Kepala sekolah disebut meminta kepala SPPG untuk mencicipi langsung makanan yang akan diberikan kepada siswa.

“Menu MBG di sekolahku berangsur meningkat secara kualitas, berkat apa? berkali-kali SPPG tersebut ditegur oleh pihak sekolah kami, yang paling manjur apa? Kepala SPPG-nya diminta datang lalu Kepala Sekolah kami ambilkan 1 ompreng untuk dihidangkan ke yang bersangkutan,” tulisnya dalam unggahan, dikutip pada Jumat, 10 April 2026.

Tidak hanya mencicipi, makanan tersebut harus dihabiskan saat itu juga sebelum didistribusikan kepada siswa.

“Yang bersangkutan itu diminta untuk menghabiskan saat itu juga, harus habis ditunggu oleh Kepala Sekolah kami di ruang KS! Gokil puas banget, tanpa banyak berkata-kata, hanya butuh sedikit closing statement, idenya brilliant,” lanjutnya.

Kualitas Makanan Disebut Membaik

Meski tidak disebutkan lokasi sekolah maupun SPPG terkait, penulis utas menegaskan bahwa kualitas makanan kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Untuk yang minta spill menu, tentu ini melalui berkali-kali ketidaksesuaian kualitas makanan untuk dikonsumsi anak-anak kami ya. Tapi rasanya tidak bijak kalau saya up di sini,” tulisnya lagi.

“Yang penting SPPG tersebut sudah mau berbenah diri, semoga selalu istiqomah dan amanah,” lanjutnya.

Ia juga berharap metode tersebut bisa menjadi inspirasi bagi pihak lain agar kualitas program MBG terus meningkat sesuai tujuan awalnya.

Respons Warganet Beragam

Unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 12 ribu likes dan menuai berbagai tanggapan dari warganet.

Sebagian besar memberikan apresiasi terhadap sikap tegas kepala sekolah dalam memastikan kualitas makanan bagi siswa.

“Nah, ini hasil kritis ke program ini. Bukan karena benci tapi kalau program harus jalan, ya jalan yang benar, dana pajak dipakai dengan sesuai,” tulis akun @eri****n

“Kalau dia menunjukkan gejala keracunan, bisa selamat satu sekolah. Smart buat Kepseknya,” tulis akun @db.***r

“Ini fungsi bersikap kritis, bukan dikit-dikit nuduh masyarakat nggak bersyukur,” tulis akun @hell******i

Kisah ini pun menjadi contoh bagaimana pengawasan langsung di tingkat sekolah dapat berperan dalam menjaga kualitas program pemerintah di lapangan.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *